Sarana Cek Tagihan BPJS dan Risiko Jika Terlambat Membayar
- Kesehatan

Sarana Cek Tagihan BPJS dan Risiko Jika Terlambat Membayar

Merasa tidak asing dengan BPJS kesehatan? Atau malah Anda sudah menjadi anggotanya? Jika demikian, berarti Anda sudah familiar dengan program pemerintah tersebut. BPJS kesehatan memang program jaminan pemerintah untuk masyarakat dengan prinsip gotong royong. Akan ada iuran rutin setiap bulannya dan Anda harus membayarnya tepat waktu. Ada beberapa sarana untuk cek tagihan BPJS kesehatan, yakni sebagai berikut.

Sarana Untuk Mengecek Tagihan BPJS

  1. ATM

Cara yang pertama adalah lewat ATM. Sarana keuangan ini memang menjadi hal yang sangat melekat di masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah membuat cara mudah melakukan cek dan pembayaran dengan ATM. Beberapa bank yang sudah dapat digunakan adalah BNI, Mandiri, BCA, BTN, dan BRI. Jadi, jika Anda memiliki salah satu ATM bank di atas, Anda tidak perlu repot-repot mengantre di loket pembayaran BPJS.

Selain melalui ATM, Anda juga bisa mengecek dan melakukan pembayaran melalui mobile banking. Dengan begitu, jika Anda sedang jauh dari lokasi ATM atau tidak memiliki alat transportasi untuk ke sana, Anda bisa melakukannya dari tempat Anda sedang berada. Salah satu contoh adalah dengan BCA mobile.

  1. Aplikasi BPJS

Bagaimana jika Anda tidak memiliki rekening bank? Tenang saja, ada sarana lain yang masih bisa Anda gunakan, yakni aplikasi BPJS kesehatan yang bernama JKN. Dengan aplikasi ini, Anda dapat mengecek iuran, melihat status keanggotaan, dan juga membayar iuran. Aplikasi ini sudah tersedia di Google Play Store dan dapat diunduh secara gratis.

  1. SMS

Terakhir, Anda bisa menggunakan SMS. Hal ini dikarenakan tidak semua anggota BPJS kesehatan berasal dari tingkat ekonomi menengah ke atas. Ada beberapa yang masih belum berkesempatan memiliki smartphone. Oleh karena itu, BPJS menghadirkan fitur ini. Untuk mengecek melalui SMS, Anda bisa menggunakan data diri Anda seperti nomor kartu BPJS dan menghubungi ke nomor 087775500400.

Sanksi Jika Terlambat Membayar

Dengan adanya sarana-sarana untuk mengecek iuran BPJS di atas, seharusnya Anda sudah bisa memperhitungkan matang-matang untuk melakukan pembayaran. Jangan sampai Anda terlambat untuk membayar iuran karena akan ada sanksi yang diberikan kepada Anda. Berikut ini adalah beberapa sanksi yang akan Anda dapatkan jika terlambat membayar.

  1. Teguran tertulis

Hal yang akan diberikan kepada Anda ketika terlambat membayar iuran adalah mendapatkan teguran tertulis. Teguran tertulis ini biasanya diberikan paling banyak dua kali untuk jangka waktu 10 hari kerja. Anda boleh merasa beruntung jika masih hanya mendapatkan teguran tertulis. Sebaiknya Anda langsung membayar iurannya sebelum terkena sanksi yang lebih berat.

  1. Denda

Jika teguran tertulis tidak Anda indahkan, maka selanjutnya Anda dapat terkena denda. Denda di sini bukan berarti Anda harus membayarkan sejumlah uang, namun kartu Anda akan dihentikan sementara ketika 1 bulan sejak tanggal 10 Anda terlambat untuk membayar iuran. Sebisa mungkin jangan sampai Anda mengalami ini karena untuk mengurusnya akan sedikit merepotkan.

  1. Tidak bisa dapat pelayanan publik

Terakhir, jika Anda terlambat untuk membayar iuran BPJS kesehatan adalah Anda tidak bisa mendapatkan semua pelayanan yang ada di publik.  Selain itu, status peserta BPJS Anda akan dihentikan sementara. Sanksi ini adalah yang paling berat dari semuanya.

Itulah tadi beberapa fasilitas yang dapat Anda gunakan untuk melihat tagihan BPJS Kesehatan Anda dan juga sanksi yang kemungkinan akan diberikan kepada Anda ketika terlambat membayar iuran. Rutinlah membayar iuran karena uang tersebut juga akan digunakan oleh anggota lain yang sedang membutuhkan dana untuk kesehatan mereka.